Selasa, 12 Maret 2013

mengapa perencanaan perlu



MENGAPA  PERENCANAAN DIPERLUKAN ?

Perencanaan berkaitan dengan faktor-faktor produksi atau sumber daya alam yang terbatas, untuk dimanfaatkan mencapai hasil yang optimal sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.  Dalam hal perencanaan wilayah, pentingnya perencanaan dikuatkan oleh berbagai faktor sebagai berikut:
  1. Banyak diantara potensi wilayah selain terbatas juga tidak mungkin diperbanyak atau diperbaharui.  Jika bisa diperbaharui pun memerlukan waktu yang cukup lama dan biayanya cukup besar.  Potensi itu meliputi luas wilayah, sumber air bersih yang tersedia, bahan tambang yang sudah terkuras, luas hutan penyangga yang menciut, luas jalur hijau yang menciut, tanah longsor atau permukaan tanah yang terkena erosi.
  2. Kemampuan teknologi dan cepatnya perubahan dalam kehidupan manusia.
  3. Kesalahan perencanaan yang sudah dieksekusi di lapangan sering tidak dapat diubah atau diperbaiki kembali.
  4. Lahan dibutuhkan oleh setiap manusia untuk menopang kehidupannya.
  5. Tatanan wilayah sekaligus menggambarkan kepribadian masyarakat yang berdomisili di wilayah tersebut
  6. Potensi sumber daya alam dan peninggalan manusia jaman dahulu merupakan aset yang harus dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat dalam jangka panjang dan bersifat langgeng.  (Tarigan, 2008 : 9-10)

Sementar menurut Arsyad (2004:117-118) perencanaan diperlukan untuk :
  1. Dengan perencanaan diharapkan terdapatnya suatu pengarahan kegiatan, adanya pedoman bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ditujukan kepada pencapaian tujuan pembangunan.
  2. Dengan perencanaan dapat dilakukan suatu perkiraan potensi-potensi, prospek-prospek perkembangan, hambatan serta resiko yang mungkin dhadapi pada masa yang akan datang.
  3. Perencanaan memberikan kesempatan untuk mengadakan pilihan yang terbaik.
  4. Dengan perencanaan dilakukan penyusunan skala prioritas dari segi tujuan.
  5. Perencanaan sebagai alat untuk mengukur atau standar untuk mengadakan pengawasan evaluasi.
Sedangkan dari sudut pandang ekonomi alasan perlunya perencanaan adalah :
  1. Agar penggunaan alokasi sumber-sumber pembangunan yang terbatas bisa lebih efisien dan efektif sehingga dapat dihindari adanya pemborosan-pemborosan.
  2. Agar perkembangan ekonomi atau pertumbuhan ekonomi menjadi lebih mantap
  3. Agar tercapai stabilitas ekonomi dalam menghadapi siklus konjungtur.

Di negara sedang berkembang perencanaan diperlukan untuk :
  1. Memperbaiki dan memperkuat mekanisme pasar.  Mekanisme pasar biasanya belum sempurna karena ketidaktahuan dan ketidakbiasaan negara sedang berkembang dengan mekanisme seperti itu sehingga perekonomian didominasi oleh sektor non uang.  Pasar produk, faktor produksi, modal dan uang tidak teroganisir dengan baik sehingga kesimbangan antara permintaan dan penawaran agregat atas barang dan jasa tidak terjadi.
  2. Mengurangi pengangguran.  Oleh karena langkanya modal dan melimpahnya tenaga kerja, maka masalah penyediaan lapangan kerja menjadi masalah yang sulit dipecahkan.  Oleh karena itu perlu adanya badan perencana yang terpusat yang diharapkan dapat mengatasi kesulitan ini.

Widodo (2006: 9-10)  menyatakan alasan diperlukannya perencanaan dalam proses pembangunan adalah sebagai berikut:
  1. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan menyebabkan perubahan yang sangat cepat di dalam masyarakat.  Cepatnya perubahan yang dialami masyarakat ini memiliki dampak tersembunyi yang bisa sangat merusak tatanan yang dimiliki masyarakat.  Pesatnya perkembangan ini dapat dilihat dari indikator semakin meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di suatu daerah.  Dengan kata lain, mobilisasi penduduk dari daerah ke daerah lain menjadi semakin mudah untuk dilakukan.  Hal ini dapat berakibat buruk bagi sebuah daerah dimana penduduknya memilih untuk bekerja di daerah lain namun memilih bertempat tinggal di daerah tersebut.  Hal ini berarti daerah tersebut tidak akan mengalami perkembangan ekonomi yang berarti dibandingkan dengan daerah dimana para penduduk tersebut bekerja.  Potensi kemunduran yang demikianlah yang patut menjadi perhatian dalam sebuah proses perencanaan.
  2. Perencanaan merupakan tahap yang penting apabila dilihat dari dampak pembangunan yang akan muncul setelah proses tersebut selesai.  Dampak buruk dari sebuah proses pembangunan sering kali menjadi sesuatu hal yang sulit diperbaiki mengingat proses tersebut telah melibatkan banyak pihak dalam pelaksanaannya.  Untuk itulah proses perencanaan pembangunan yang tepat diperlukan sehingga dampak negatif dari pembangunan bisa diminimalisir.
  3. Proses pembangunan yang dilakukan tentu saja memiliki keterbatasan  waktu pelaksanaan, biaya serta ruang lingkup pelaksanaannya.  Tanpa adanya perencanaan pembangunan yang akurat, pembangunan mungkin dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama meskipun sebenarnya pelaksanaannya dapat diselesaikan dalam waktu singkat.  Selain itu, perencanaan juga dapat berperan sebagai tolok ukur keberhasilan pelaksanaan pembangunan sehingga proses pembangunan yang dilakukan dapat dimonitor pihak-pihak terkait tidak terkecuali masyarakat luas.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar